Selasa, 28 Desember 2010

disini

Aku disini
Di ruang begitu semilr
Tak ada jendela untuk ditidurkan
Selimut sang penjaga hati pun, tak ada
Nihil
Tak temukan lubang udara untuk tersingkap
Begitu tangguh dinding terkokoh tegap depan runcignya asa

Tapi
Akhirnya berjuta hujam itu benar-benar jatuh
Tertipu oleh teguhnya pembenaran
Menampar penuh kuat titik titik jiwa
Selama ini ,nyatanya
Tidur terlelap terkunci oleh mata-mata kehancuran

Dekap itu begitu terasa bencana
Dekap itu adalah lencunya cita, redupnya sinar hitam

Aku janji
Aku akan terus mencari
Aku janji tak ada satupun putusan untuk gagal
Aku yakin ,,,…
Pada akhirnya
Akan kutemui ujung asa ku
Dan kujalani dengan bahagia…..

masa lalu

itu hanya masa lalu
kenapa harus ungkit hal itu
kenapa titihan depan ini dirusak dengan gambaran masa lalu

memang adalah guna
dalam mencari bahagia dari sana
itu memang indah

ya ,,,,memang indah
HAHAHA
Coba tertawa dalam renggangnya raga
Dan sesaknya jiwa

Tertawa bersama dahaga masa depan
Menanti cita yang nyata dalam lorong-lorong jalan

Senin, 27 Desember 2010

kesepian

Ada di tengah kelimpahan sepi
Menusuk air mata
Menahan jatuhan jiwa
Sehingganya sulit untuk menahan
Namun rasa itu untung tak mengeliat di sel-sel tangis

Menunngu itu memilu
Sekaligus membisu
Bak harapan semu , tak akan ketemu

Ujung itu sudah jauh di mata
Bahagia itu masih lama untuk bertemu
Tak apa…
Asal semua nya tak ditemu di lorong sesat
Hingga pada akhirnya ku termangu dalam doa
Tuk hilangkan rasa dahaga akan kecemasan

-RAUL-
28 12 10
04.40